Memahami Makna Logo, Tujuan Logo, Mendesain Logo, Logo Yang Ideal, Istilah Brand, Brand Usaha Kecil, Brand Untuk Negara, Personel Branding

Pengertian Logo 

Logo adalah sebuah istilah sejak awal dari bahasa Yunani logos sampai sekarang ini telah mengalami pengembangan pengertian yang signifikan, dari awal yang berarti kata, pikiran, pembicaraan, akal budi sampai berarti yang dikaitkan dengan simbol, citra dan semiotik.

Sekarang, logo bagaikan sebuah bendera, tanda tangan serta sebuah lambang yang secara langsung tidak menjual, tetapi memberi suatu identitas, informasi persuasi yang pada akhirnya sebagai alat untuk memasarkan produk. Maka dari itu logo diperlukan. 

Dalam hal mendesain logo ada beberapa hal yang yang menjadi bahan pertimbangan yaitu :
- Meluncurkan sebuah organisasi baru
- Merger atau akuisisi
- Diversifikasi
- Re - Positioning
- Mengadakan perubahan corporate culture
- Pengembangan Internasional

Sebuah logo menggambarkan makna dari suatu kualitas di simbolkan melalui corporate culture, positioning, historis atau aspirasi. Apa yang diartikan atau dimaksudkan adalah lebih penting daripada seperti apa bentuknya. Penekannya pada makna di luar atau di balik wujud dari logo itu. Sebagai contoh logo British Proteleum (BP)

Sebuah logo yang ideal, secara umum merupakan instrumen rasa harga diri dan nilai-nilai yang sanggup mewujudkan citra positif dan bonafiditas. Pada akhirnya sebagai refleksi citra bisnis perusahaan, insitusi, instansi dan lain sebagainya yang disimbolkan serta direpresentasikan secara utuh dan total, bahwa logo tersebut menyimpan makna dan arti yang mendalam dari suatu "kebijakan berfikir" dan "maksud tertentu" dari badan usaha (aspirasi perusahaan), sebuah kualitas dan nilai-nilai yang ditampilkan.

Sejalan dengan perkembangan dunia bisnis, desain, dan sarana-prasarana maka lahirlah pendekatan baru dalam strategi dan taktik dalam mendesain logo.

Zaman sekarang sering kita mendengar kata brand, apa maksud dari kata brand tersebut. Sebuah produk yang belum punya brand harganya lebih murah dari pada produk yang sudah brand. Jadi secara klasik dapat kita definisikan bahwa brand adalah nama, tanda atau simbol dari sebuah barang atau jasa sebagai pembeda bagi penjual dengan barang yang sama.

Dalam sebuah perusahaan brand merupakan perpaduan antara seni dan sains dalam menyampaikan sebuah janji, yang di rancang oleh perusahaan kepada audiennya, sebagai perwujudan nilai dan emosi dari perusahaan tersebut. Dengan janji ini perusahaan berusaha menjalin ikatan dengan para pelanggannya secara emosional, baik dari segi pemenuhan kebutuhan, loyalitas dan dukungan yang berkelanjutan.

Dengan kata lain, perusahaan pada dasarnya berusaha untuk menjadi seperti pelanggannya, mengadopsi sifat-sifatnya, keren, agresif, cerdas, bijak, peduli lingkungan dalam upaya perusahaan sebagai cerminan mereka. 

Istilah brand ini semakin populer sejak dot.com (perusahaan-perusahaan yang melakukan sebagian besar bisnisnya di internet) booming ketika semua perusahaan desain tiba-tiba beralih menjadi konsultan dan spesialis branding. Namun disayangkan banyak yang tidak tahu pijakan yang benar. Banyak logo dan iklan yang berlomba-lomba muncul hanya supaya cepat terkenal, namun konsepnya dangkal. Di dalam kancah persaingan, menjadi populer hanyalah sebagian kecil dari keberhasilan, selebihnya : disegani, mampu memenuhi kebutuhan pelanggan, dan mampu tampil beda dan lebih baik dari yang lain - itulah tantangan yang sebenarnya.

Pada saat semua elemen di dalam perusahaan bekerja sama untuk membangun brand promise, saat itulah kesuksesan diraih. Logo dan kemasan yang menerapkan perbendaharaan visual yang konsisten. Jangan hanya melulu menuruti keinginan pribadi Anda, jika itu memang tidak sesuai, Di luar aspek visual, ada banyak sekali aspek lain yang mempengaruhi kesuksesan brand yang harus di cermati. Misalnya mendesain laporan tahunan yang sangat bagus, namun jika muatan tulisan didalamnya tidak cocok, maka laporan tahunan tersebut akan gagal. Jadi harus jeli dalam mengkaji berbagai aspek yang mendukung sebuah karya.

Perlu di ingat, sebuah brand brand mesti mengikuti audience. Coba anda bayangkan, sebuah  perusahaan yang terkenal dengan Nike sanggup bertahan dan terus berkembang dengan bahasa visualnya bertahun-tahun, begitu juga Reebok sejak tahun 80-an bisa tetap eksis menjadi simbol kehebatan (masih sampai sekarang, pada level tertentu). Banyak orang yang mengakui bahwa mereka selalu terbaik dari pesaingnya. Coba anda bayangkan ada 5% pasar yang mereka kuasai, itu menunjukan bahwa kualitasnya sudah terbukti. Jika brand tersebut turun kualitasnya sudah tentu lambat laun brand tersebut akan hilang.

Brand Untuk Usaha Kecil


Untuk usaha kecil, kita tidak bicara branding untuk iklan atau promosi. Dalam usaha kecil branding mempunyai tujuan untuk merangkul target market, sehingga calon pelanggan akan melihat Anda sebagai pilihan yang tepat sasaran. Membangun sebuah brand terkenal bukanlah semata-mata apa yang sudah Anda lakukan; lebih lebih menitikberatkan kepada apa yang telah Anda lakukan untuk tampil beda dengan yang lain, dengan memaksimalkan sumber daya kreatif.

Branding Untuk Negara


Memiliki image positif bisa berdampak banyak bagi sebuah negara, kota ataupun wilayah, sama halnya dengan perusahaan dan produknya. Itulah yang menjadi alasan mengapa admin concern pada negara kita tercinta, Indonesia. Brand bangsa, brand kota, dan brand untuk berbagai tempat - sering kita dengar. Namun yang sama tetap berlaku : bahwa sebuah tempat tidak bisa membangun atau memanipulasi citranya dengan iklan, public relation, slogan ataupun logo. Meskipun sebagian pemerintahan/negara telah mengeluarkan anggaran sebesar apapun, terbukti tidak akan pernah berhasil.

Sebuah tempat hanya bisa terangkat citranya dengan mengubah perilaku dan mengungkapkan kenyataan yang sebenarnya tentang tempat tersebut, yaitu keunikan yang tidak dimiliki di tempat lain. Satu hal yang pasti bisa dilakukan hanyalah dengan mengubah gaya hidup dan tingkah laku; tunjukkan apa yang bisa kita lakukan secara kongkrit, bukan hanya sebatas kata-kata. Jika semua orang melakukan hal itu, maka strategi brand yang kuat tersebut dapat membantu negara, kota maupun wilayah untuk menciptakan reputasi yang lebih baik dan lebih kuat.

Personal Branding


Brand Anda adalah Anda sendiri dan akan selalu begitu. Itu adalah keunikan Anda, Skill dan kemampuan Anda, citra Anda, ciri khas Anda potensi diri Anda. Brand Anda adalah cerminan bagaimana Anda mengungkapkan jati diri Anda, yang tidak dimiliki oleh orang lain.

Segala hal tentang diri Anda tertuang dalam personal brand Anda, ya semuanya! " Semua hal yang Anda katakan atau sembunyikan, apa yang Anda pakai, tone suara Anda, gaya hidup Anda, mimik wajah Anda, cara Anda berjabat tangan. Kualitas karya Anda adalah bagian terpenting dari brand Anda, tapi tentu tidak hanya itu saja, karena semua itu juga memerlukan waktu dan dilakukan dengan keramahan, dengan kerjasama dengan inovasi dan fleksibilitas.

Singkat kata, ada begitu banyak lagi tantangan dimana strategi brand bisa diterapkan. Ingat, brand Anda adalah asset paling berharga. Pastikan waktu dan uang yang telah Anda investasikan untuk brand sepadan dengan kepuasan yang dialami oleh pelanggan. Yang terpenting, brand harus lebih lekat di benak audience, bukan hanya di dalam departemen marketing Anda.  Jadi, apa yang kita katakan belum tentu sama dengan apa yang diingat dan diyakini orang. Namun, apa yang kita katakan dapat mempengaruhi keyakinan mereka - hanya apabila kita melibatkan diri, relevan dan bersikap hormat. Kesimpulannya, janji tidak dipenuhi=brand akan mati.